Dharmasraya, Sumbar — Polres Dharmasraya memperkuat sinergitas dan kemitraan dengan kalangan akademisi melalui kegiatan silaturahmi dan dialog bersama pimpinan kampus serta Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Dharmas Indonesia, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kampus Undhari itu dipimpin Wakapolres Dharmasraya Kompol M. Rizky Cholid mewakili Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro. Turut hadir pejabat utama Polres Dharmasraya, Wakil Rektor III Undhari, dan jajaran pengurus BEM.
Pertemuan tersebut menjadi wadah mempererat komunikasi antara kepolisian dan civitas akademika sekaligus membangun kolaborasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Dharmasraya.
Wakapolres Dharmasraya Kompol M. Rizky Cholid mengatakan, kampus dan mahasiswa memiliki peran strategis sebagai mitra kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun sinergitas yang kuat dengan kalangan akademisi, sekaligus membuka ruang dialog dan mendengarkan langsung aspirasi mahasiswa, ” ujar Kompol M. Rizky Cholid.
Dalam dialog tersebut, jajaran Polres Dharmasraya juga memberikan edukasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, penyebaran hoaks, hingga pentingnya menjaga etika dalam menyampaikan pendapat di ruang publik maupun media sosial.
Selain itu, mahasiswa diperkenalkan lebih dekat dengan tugas dan fungsi kepolisian, mulai dari pelayanan masyarakat, pengamanan, hingga langkah-langkah pencegahan dini terhadap potensi tindak pidana di lingkungan masyarakat maupun kampus.
“Kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga melakukan pendampingan, pembinaan, serta upaya preventif agar potensi gangguan kamtibmas bisa dicegah sejak dini, ” katanya.
Pihak kampus menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap komunikasi antara kepolisian dan civitas akademika dapat terus terjalin secara berkelanjutan.
Wakil Rektor III Undhari menyatakan dukungan terhadap langkah Polres Dharmasraya dalam membangun pendekatan humanis kepada mahasiswa melalui edukasi dan diskusi terbuka.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa Undhari, Wulandari, mengaku mahasiswa merasa terbantu dengan adanya ruang dialog langsung bersama kepolisian, terutama untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, mahasiswa juga menyampaikan harapan agar sosialisasi dari Satlantas dan Satresnarkoba dapat rutin dilakukan di lingkungan kampus sebagai bagian dari edukasi dan pencegahan dini.
Kegiatan silaturahmi berlangsung hangat dan interaktif serta diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kemitraan antara Polres Dharmasraya dan kalangan akademisi dalam menciptakan lingkungan yang aman, edukatif, dan bebas dari pengaruh negatif tindak pidana.
(Berry)

Dina Syafitri